Tuesday, July 8, 2014

Pemilu Hongkong; Pemerintah Harus Memfasilitasi

source: rri.co.id
Baru-baru ini dikabarkan para WNI yang ada di Hongkong gagal menyuarakan hak konstitusinya. Padahal warga Indonesia yang tinggal dan bekerja disana sangat bersemangat untuk berpartisipasi menyuarakan pilihannya. Penyebabnya dikabarkan adalah WNI yang datang terlambat ke tempat pengumpulan suara. Ini merupakan teguran bagi pelaksana pemilu dalam hal ini KPU dan PPLN untuk lebih baik lagi di pemilu selanjutnya. Hak dan partisipasi rakyat harus dijamin oleh Negara. Pilihan rakyat harus difasilitasi dengan baik. Jangan sampai masyarakat kita kembali apatis dan acuh-takacuh dalam setiap pemilu. Sebaiknya, pemilu yang dilaksanakan di luarnegeri dilaksanakan dalam beberapa hari terkait dengan aktifitas dan juga keterjangkauan WNI di setiap negara. TPS di luarnegeri kan tidak sebanyak yang ada di Indonesia. Mereka harus mobile menggunakan transportasi untuk mengakses ke tempat pemungutan suara. Wajar saja kalo banyak yang terlambat samapai di TPS. Terlebih menurut kabar yang diberitakan bahwa loketnya hanya satu. Ini tentu tidak dapat menampung seluruh WNI yang hendak memilih. 

Jelas ini adalah kesalahan KPU dan PPLN. Seharusnya KPU dan PPLN dapat membaca situasi terkait dengan partisipasi masyarakat yang begitu tinggi tahun ini. Bahkan lebih tinggi dari Pileg april lalu. Hak rakyat di dalam menetukan pilihan tidak dapat ditoleransi. Pemerintah harus melakukan cara yang baik demi terwujudnya demokrasi Indonesia yang baik. 

Sudah banyak propaganda yang dilakukan pemerintah untuk ikut berpartisipasi dalam pilpres nanti. Ini harus diwujudnyatakan pemerintah dengan mendukung partisipasi rakyat. Saya kira pemilu di hongkong harus dilaksanakan kembali bagi yang belum memilih, karena ini akan berujung pada kekecewaan rakyat terhadap pemerintah. Di pemilu selanjutnya mereka akan apatis serta cenderung masa bodo. Kita sama sekali tidak mengharapkan itu demi Indonesia. Semua berhak menentukan nasib bangsa.

" Rakyat adalah pemegang kekuasaan tertinggi. Suara Rakyat adalah suara tertinggi "

Friday, July 4, 2014

Kondisi Terakhir Gelora Bung Karno

source : wikipedia
Pada tanggal 29 Juni 2014 yang lalu saya mendatangi stadion Gelora Bung Karno ( GBK ). Salah satu stadion kebanggaan sekaligus stadion terbesar di Indonesia. Jujur, itu adalah kali pertama saya bisa masuk ke dalam stadion untuk melihat langsung keadaan dan kenampakan asli GBK. Jika dilihat dari luar tampak luar biasa bangunan yang dibangun pada masa pemerintahan Soekarno ini. Saya membayangkan, di zaman sekarang ini pun masih tetap eksis. Bagaimana pada saat bangunan itu pertama kali dibangun di dalam benak saya. Stadion yang dibangun pada tahun 1960 ini punya struktur bangunan yang menarik di zamannya. 

Lantas, ketika saya masuk ke dalam stadion tersebut kesan mulai berbeda. Ada kesan kumuh, jorok, dan tidak terpelihara. Saya berpikir dalam hati. Ini stadion layaknya kacang yang kulitnya bagus, namun di dalam busuk. Seakan stadion yang sudah lama tidak dipakai dan tidak dirawat. Semua lantai berdebu, dan hampir setiap tembok tercorat-coret. Yang saya pikirkan adalah ini adalah stadion kebanggaan seluruh masyarakat Indonesia. Lantas mengapa bangunan ini tidak dirawat sedemikian rupa? Apakah tidak ada pembiayaan yang dialokasikan pemerintah untuk perawatan stadion tersebut?. Biarlah pertanyaan ini hanya sebagai pertanyaan. Namun saya membayangkan apabila ada turis asing yang hendak menonton bola, kita akan malu membandingkan dengan negara mereka. Stadion layaknya mal bintang lima. 

Kondisi tribun pun sangat memprihatinkan. Banyak sekali sampah, puntung rokok yang berserakan di lantai. Ini pertanda sikap buruk, tak peduli kebersihan masih tetap menjadi sikap buruk masyarakat Jakarta. Tidak peduli dengan lingkungan dan kebersihan tempat umum. Sebagai kesan pertama saya sangat tidak nyaman dengan kondisi tersebut. Saya kira bahwa memang sudah selayaknya stadion yang kita banggakan dan stadion yang kita elu-elukan itu kita revitalisasi, kita renovasi dan kita rawat. Bagaimanapun kita renovasi stadion tersebut jika tidak kita rawat maka sama saja. Intinya ada di proses maintenance. Biaya harus digelontorkan kepada proses perawatan bangunan vital di jakarta. Bagaimanapun GBK merupakan saksi dari perjalanan olahraga Indonesia, serta menjadi bangunan sejarah yang masih eksis hingga saat ini. Renovasi dibutuhkan hanya untuk memberi fasilitas baik kepada para penggunanya serta menimbulkan rasa kenyamanan dan kekaguman.

Wednesday, July 2, 2014

Mengapa Jokowi?

Di pilpres kali ini saya sudah menentukan langkah. Kepada siapa saya akan menjatuhkan hati. Keputusan saya jatuh kepada Joko Widodo. Mungkin banyak orang yang tak suka dengan Joko Widodo. Namun saya tetap memilih beliau.

Apa alasan saya memilih Pak Jokowi ?

" Saya melihat ada sikap yang baik dari pak Jokowi. Dia itu berbeda dengan yang lain. Mohon maaf saya harus membandingkannya dengan Pak Prabowo. Jokowi dengan Prabowo itu berbeda dari segi apapun itu. Jokowi punya sikap yang sederhana yang saya kira itu bukan pencitraan. Beliau lebih mementingkan kepentingan rakyat ketimbang kepentingannya sendiri. Apa buktinya?? Jelas ada. Beliau sering melakukan blusukan baik itu masuk ke gorong-gorong dsb. Banyak yang mengatakan itu pencitraan. Adakah orang yang sanggup melakukan pencitraan seperti itu? Itu yang harus dijawab"

Mengapa saya tidak memilih Pak Prabowo ?

" Ini yang harus saya jawab berdasarkan opinin saya sendiri. Mohon maaf kalo ada yang tersinggung. Saya tidak memilih Prabowo karena beliau belum memiliki rekam jejak di birokrasi. Beliau hanya pernah menjabat sebagai danjen kopassus. Saya kira itu berbeda dengan  pemimpin sipil. Saya beritahu perbedaannya. Komandan di militer itu bersikap otoriter dan bertangan besi. Apa yang diperintahkan komandan harus dilakukan ajudan. Saya refleksikan itu ke rakyat Indonesia. Apabila prabowo nanti presiden saya khawatir rakyat akan diperlakukan seperti itu. Memerintah secara diktator dan memaksakan kehendaknya. "

Apa kelebihan Jokowi?

" Saya harus mengatakan kelebihan jokowi itu banyak. Beliau orangnya santun, merendah, dan memang sangat dekat dengan rakyat. Sosok yang sangat diidam-idamkan oleh masyarakat. Satu hal yang paling penting lagi Jokowi itu orangnya Jujur dan terbuka "

Apa gambaran pemerintah bagi saya apabila nanti dipimpin pak Jokowi ?

" Saya yakin dan sangat yakin pemerintah di bawah pak Jokowi akan jelas lebih baik dari sebelumnya. Alasannya satu, kabinetnya bukan kabinet transaksional. Sehingga orang-orang baik berhak menjabat sebagai menteri. Saya yakin dan sangat yakin akan hal itu " 

Itu alasan saya memilih beliau, karena saya tertarik dengan kepribadian beliau. Karirnya yang cemerlang sehingga banyak orang yang mencekal perjalanan karirnya, namun saya kira itu bukan penghambat demi Indonesia Hebat.

" Pemerintah yang baik timbul dari kabinet yang baik. Bagaimana mungkin kabinet yang baik terbentuk kalau kabinetnya transaksional "
- Radian N. Ginting -

Wajah Pilpres 2014

Kurang dari tujuh hari, seluruh masyarakat Indonesia akan punya sosok pemimpin baru yang memimpin negeri ini. Antara Prabowo atau Jokowi. Persaingan politik dan ketegangan politik telah terjadi di masyarakat. Dua kubu yang berbeda membela pihaknya masing-masing. Masyarakat sudah begitu puas terhadap segala isu negatif di perebutan kursi presiden ini. Terdapat banyak isu SARA yang menerpa Jokowi serta banyak isu sejarah masa lalu yang disinggung kepada Prabowo. Gambaran ini menunjukkan bahwa kedua tim sukses mencoba untuk memperkenalkan kepada masyarkat siapa calon presiden mereka. Sampai dengan kurang dari tujuh hari pemilihan presiden masih terlihat ketegangan itu. 

Melihat hal ini masyarakat begitu khawatir, setelah pilpres nanti akan terjadi kerusuhan besar di masyarakat. Pihak yang kalah bisa saja tidak menerima kekalahannya. Ini yang menjadi tugas berat pemerintah saat ini untuk benar-benar menjaga keamanan dalam negeri. Presiden SBY harus bisa menengahkan diri sebagai pemegang kedaulatan negara saat ini. TNI dan POLRI wajib menjaga andaikata nanti terjadi pertempuran. Pilpres adalah sebuah keharusan. Munculnya presiden baru merupakan kepastian, namun kita harus tetap bisa meredam sentimen kita walau presiden yang terpilih nanti tak sesuai yang kita inginkan. 

Pilpres kali ini merupakan sejarah besar. Hanya dua calon yang bertarung memperebutkan kursi presiden di hati rakyat. Justru ini yang menjadi persitengangan yang kuat diantara dua calon beserta tim suksesnya. Yang lebih mengejutkan lagi banyak kader partai yang lari ke koalisi yang lain. Ini wajah pilpres 2014, sebuah hal yang tidak dapat disangka-sangka akan terjadi seperti ini. Oleh karena itu, kita harus waspada terhadap jalannya pilpres ini, kita harus ikut berpartisipasi menentukan nasib bangsa ini lima tahun kedepan dengan memilih presiden yang kita yakini mampu membangun bangsa ini. Jaga tetap kedamaian selama pilpres 2014 !

Thursday, June 19, 2014

Indonesia Wajar Negara Berkembang

source : hukum-on.blogspot.com
Indonesia sebagai growing country seharusnya memiliki hasrat menjadi negara maju. Namun, kenyataan Indonesia belum mampu memperbaiki diri menjadi negara maju di benua asia. Usaha-usaha terus dilakukan untuk mengembangkan perekonom
ian rakyat yang menjadi pilar sebuah negara maju. Usaha intensifikasi dan ekstensifikasi pun dilakukan untuk memperkuat perekonomian. Pendidikan digalakkan, wajib belajar sembilan tahun pun ditetapkan sebagai sebuah standar pendidikan Indonesia.

Kesatuan menjadi keharusan bagi sebuah bangsa untuk bersatu dan maju. Saling menghargai adalah kewajiban diantara setiap orang sebagai indikator manusia modern yang berpendidikan tinggi. Tidak adanya pelecehan-pelecehan antargolongan, baik agama, ras, suku dan lainnya. Salah satu yang paling khas di Indonesia adalah kebebasan beragama. UUD 1945 menyatakan adanya kebebasan beragam bagi seluruh rakyat Indonesia. Semua berhak menetukan dan berhak menjalankan ritual-ritual keagamaan. Namun kenyataannya intoleransi tetap terjadi di Indonesia. Ini menjadi sebuah pertanda bahwa Indonesia belum sanggup menerima sebuah perbedaan menjadi sebuah keindahan. Adanya paham yang menyimpang menjadi beberapa golongan bertindak anarkis. Ini yang menjadi pandangan saya bahwa bagaimana mungkin Indonesia bisa maju, jika diurusan keagamaan saja masih diributkan. Bukannya berbicara perkembangan perekonomian namun bicara keagamaan. Suatu indikator bagi saya menentukan bahwa suatu negara tidak akan pernah maju apabila isu agama masih tetap ada. Wajarlah Indonesia menjadi negara berkembang terus, karena isu agama masih tetap dibicarakan. Perusakan rumah ibadah yang baru-baru ini terjadi di sleman, Yogyakarta merupakan satu diantara banyak kasus yang ditangani pemerintah. 

Saya kira wajar Indonesia tetap menjadi negara berkembang. Dilihat dari pola pikir, tindakan, dan perbuatan yang masih membedakan ingroup dan outgroup tanpa adanya toleransi. 
Jika kita menginginkan Indonesia negara maju, mari kita mengurangi sentimen keagamaan yang menganggap bahwa agama kitalah agama yang terbaik. Hilangkan rasa primordial, dan pikirkan bagaimana cara membangun bangsa ini.

Tuesday, June 17, 2014

Bhineka Tunggal Ika

Bhineka Tunggal Ika yang memiliki arti beraneka ragam namun tetap satu jua merupakan semboyan bangsa Indonesia. Beraneka ragam suku, ras dan agama. Orang yang ada di sebelah kita pun mungkin berbeda latar belakang dengan kita. Itulah Indonesia beragam latar belakang penduduknya. Dari keanekaragaman itu, dibutuhkan pemimpin yang dapat menyatukan semua itu menjadi satu kesatuan yang tetap utuh tanpa terpecah belah. Pemimpin yang menghargai dan netral tentunya yang kita perlukan. Jokowi dan JK dengan tegas mengakui pluralitas dan menghargai setiap perbedaan. Justru mereka menganggap bahwa perbedaan merupakan cerminan kekayaan Indonesia. Mereka bertekad apabila diberi mandat oleh seluruh rakyat Indonesia, mereka akan tetap mempertahankan NKRI dari provokasi pihak manapun. Dan mereka akan tetap menyatukan Indonesia, dan menghilangkan sentimen-sentimen masyarakat atas sikap primordial. Itulah peminpin  yang dibutuhkan Indonesia. Walau dipisahkan oleh lautan, namun dapat disatukan oleh cita-cita segenap warga Indonesia. 
Indonesia telah sepakat akan menyatukan hati dan perasaan untuk memilih pak Jokowi sebagai presiden dan Pak Jusuf Kalla sebagai wakil presiden. Sinergi yang baik akan segera dipertontonkan kepada seluruh rakyat Indonesia apabila kita sepakat memilih mereka menjadi pemimpin bangsa ini. Mari kita galakkan kesatuan untuk menentukan nasib bangsa Indonesia kedepan, memilih yang menghargai, merakyat dan sederhana. Tak pandang bulu dalam penegakan hukum. Pilih Nomor 2 MENUJU INDONESIA HEBAT. Salam 2 Jari

Saturday, June 14, 2014

Jokowi For President Indonesia

Kau lahir di negeri pertiwi
berdedikasi membangun negeri
Sekilas terlihat wajahmu sepi
Namun menaruh harapan berarti
Tak peduli berapapun rintangan
Setajam apapun kawat dan paku engkau rela demi bangsa ini
Keringat jatuh berlinangan
Kembali ke tanah bumi pertiwi

Jokowi adalah kita 
semangat kita adalah semangat Jokowi
Orangnya bersih, jujur, dan berakhlak
berempati kepada seluruh masyarakat
Menyingsingkan baju dan celana untuk terjun ke bawah
Memastikan Indonesia sejahtera, adil dan makmur

Jokowi adalah semangat kebangsaan 
menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat
tak banyak yang bisa seperti Jokowi
yang mendengar keluhan langsung dari pengeluhnya

Kita semua sepakat
Jokowi merupakan pemimpin masa depan
yang cekatan serta akurat
yang berjanji bukan untuk diingkari
namun berjanji untuk ditepati